Akhirnya ketemu, ini dia yang bikin kita nggak maju-maju

Setiap orang tentu ingin terus berubah menjadi versi dirinya yang lebih baik. Baik dalam kehidupan keluarga, karir, bisnis dan lainnya.

Dan mereka harus berupaya untuk mencapai tujuan penting tersebut.

Yang minderan ingin jadi lebih PD. Yang malas ingin jadi rajin. Yang gampang down ingin jadi lebih kuat menghadapi masalah.

Saya pun demikian dan saya yakin Anda juga. Right?

Masalahnya, berubah tidaklah mudah. Seperti saat tahun baru banyak orang yang berlomba-lomba ke pusat kebugaran. Tapi baru seminggu sudah mulai bosan, malas, dan akhirnya tak pernah datang lagi.

Bahkan dengar-dengar, salah satu alasan kenapa pusat kebugaran lebih mempromosikan membership adalah karena mereka tahu kebanyakan orang berhenti di minggu pertama.

Hmmm, pintar juga, ya. Hahaha.

Nah kalau Anda sendiri bagaimana? Apakah Anda juga sering merasa kesulitan membangun kebiasaan baru? Sering merasa kesulitan dalam meningkatkan diri Anda?

Well, masih ingat saat Anda masih TK? Saat guru bertanya siapa yang mau maju ke depan, para murid langsung rebutan maju ke depan. Betul?

Waktu TK, para murid juga lebih semangat dalam belajar dan rasa penasarannya pun tinggi. Nemu benda ga penting saja penasarannya setengah mati. Hahaha. Tapi begitu SD, SMP, SMA, semangat itu hilang. Kepercayaan diri juga semakin hilang.

Why? Karena, program diri negatif yang ditanamkan ke dalam pikiran bawah sadar mereka, seperti “Aku bodoh”, “Aku pemalas”, “Aku ga bisa”, “Aku ceroboh”.

Program diri negatif ini terbentuk dari lingkungan dan pengalaman yang dialami. Contohnya saat dapat nilai jelek lalu guru pun bilang “kamu bodoh”, “dasar pemalas.”

Setiap hari, anak lebih sering mendengar kalimat-kalimat negatif ini dibanding kalimat-kalimat yang positif. Akibatnya, kalimat-kalimat itu masuk ke pikiran bawah sadar dan menjadi program negatif yang mengendalikan diri mereka.

Sejak saat itu, anak selalu merasa bodoh, pemalas, ceroboh, ga mampu, dan sebagainya. Dan inilah yang membuat mereka sulit berubah.

Baru mau berubah, timbul suara-suara yang mengatakan “Ala, sok-sokan berubah. Dasarnya malas ya malas aja.”

Nah apakah Anda juga mengalaminya? Apakah Anda sering mendengar suara-suara yang meremehkan diri Anda saat Anda berniat untuk berubah?

Suara-suara yang membuat Anda berhenti mencoba. Suara-suara yang membuat perubahan begitu sulit dilakukan; membuat Anda bimbang harus lanjut atau mundur. Suara-suara yang selalu menjatuhkan mental Anda.

Jika ya, maka itu artinya pikiran bawah sadar Anda pun sudah terprogram dengan program-program diri negatif.

So, bagaimana cara mengatasinya? Anda harus mereprogam diri Anda dengan program diri yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published.